web analytics
Menu Tutup

Racana Soedirman

Gugusdepan Banyumas 26-1953
Gugusdepan Banyumas 26-1954
Berpangkalan di Universitas Jenderal Soedirman

VISI

Racana Soedirman sebagai wadah pengembangan dan pembentukan karakter Tri Satya dan Dasa Darma yang berlandaskan Tri Bina Gerakan Pramuka dan Tri Darma Perguruan Tinggi.

MISI

  1. Membentuk pribadi anggota dengan iman dan taqwa;
  2. Membentuk karakter anggota dengan mengoptimalkan fungsi adat Racana Soedirman;
  3. Meningkatkan kuantitas anggota melalui Penerimaan Anggota Baru;
  4. Meningkatkan kualitas anggota melalui pendidikan, pelatihan, dan kegiatan di dalam maupun di luar Racana;
  5. Meningkatkan kuantitas dan kualitas pandega melalui penempuhan SKU;
  6. Membangun loyalitas, kedisiplinan, semangat pengabdian, dan rasa kekeluargaan anggota;
  7. Mengoptimalkan peran anggota dalam setiap kegiatan sehingga mampu menerapkan ilmu dan pengetahuan bagi diri sendiri, organisasi, dan lingkungan;
  8. Membina hubungan yang harmonis baik internal maupun eksternal.

SEJARAH SINGKAT

Diawali dari inisiatif Pembantu Rektor III Universitas Jenderal Soedirman saat itu Bapak Drs. Soedito Adjisoedarmo dan seorang mahasiswa Kak Herry Soeprapto (sekarang staf Ahli Rektor UNSOED) dengan kerjasama Kwartir Cabang Banyumas dan Kwartir Daerah Jawa Tengah dimulailah proses pembentukan Gugusdepan di kampus Universitas Jenderal Soedirman.

Sebagai penunjang Gugusdepan dibentuklah 10 orang kader Pramuka dari mahasiswa sebagai pengurus. Maka pada tanggal 7 Juni 1980 berdirilah Gugusdepan Banyumas dengan nomor 02.1953 – 02.1954 yang beranggotakan 30 orang diresmikan oleh Ketua Kwartir Daerah XI Jawa Tengah, Kak Pramoe Soetomo. Gudep Bms. 02.1953 – 02. 1954 hanya mempunyai satu satuan Pandega yang diberi nama Racana Soedirman untuk kedua gudep.

Pada awalnya Gudep Bms. 02.1953 – 02. 1954 telah direncanakan berdiri pada tanggal 6 Juni 1980 dengan pertimbangan tanggal tersebut bertepatan dengan kelahiran Ir. Soekarno selaku pencetus tergabungnya seluruh gerakan kepanduan di Indonesia dalam Gerakan Pramuka, tetapi dikarenakan ada sesuatu hal maka lahirlah Racana Soedirman pada tanggal 7 Juni 1980. Tidak lama setelah berdirinya Gudep Bms. 02.1953 – 02. 1954 Racana Soedirman, terjadilah peristiwa penting dengan dilaksanakannya Jambore Daerah Jawa Tengah pada tanggal 19 September 1980 sekaligus peresmian bumi perkemahan Baturraden oleh Presiden Republik Indonesia selaku ketua Majelis Pembimbing Nasional Gerakan Pramuka. Racana Soedirman mendapat kehormatan untuk mengawal panji serta mendukung terlaksananya kegiatan Jambore Daerah tersebut. Kemudian tahun 1985 terjadi perubahan nomor Kwartir Ranting sehingga nomor gugusdepan berubah menjadi Gudep Bms. 26.1953 – 26. 1954. Kemudian pada tahun 2000 menurut petunjuk Administrasi Kwartir Cabang Banyumas terjadi perubahan dalam penulisan Nomor Gudep menjadi Gudep Bms. 26-1953 – 26-1954.